Gara-gara Undangan

Posted: December 6, 2012 in Uncategorized

Contoh Undangan Pernikahan -5

Pagi hari di 6 desember 2012

Ada yang berbeda di pagi ini. Semua rasa jadi satu dalam satu waktu

1. Sedih dengan kejadian semalam dengan sepinya blackberry, tanpa ada SMS dari sesorang yang saat ini bicara tentang  ‘feeling abstrak’… Ah, sudahlah, saya tidak mau terlalu menggenggamnya terlalu erat karena memang saya tidak diberi kesempatan untuk membuka hatinya secara penuh… ( bingung ya ? hehehe ) Duhai Mr. Red

2. Bahagia

3. Kocak

4. Miris

Poin 1 tak usah lah saya jelaskan secara gamblang karena poin 1 pastilah sudah dapat ditebak.. Yang unik adalah poin2 sampai 4 hihihi ( masih senyum senyum sendiri dengan kejadian tadi pagi )

Bahagia. kenapa bahagia ? sepagi ini sudah mendapat selembar kartu undangan dari adik kelas di bangku SD. Yaa.. undangan pernikahan ( lagi ).. Mama yang lagi di dapur langsung teriak :

“Teh, nerima undangan terus nii.. kapan sebar undangan ?” dan saya memilih diam. Mama keluar dari tirai dapur dan mengeluarkan pertanyaan yang sebenarnya ogah saya harapkan.

“Gimana udah serius belum buat nikah ?” serangan pertanyaan hampir membuat pertahanan saya roboh

“Mau cari yang gimana siih ? ada yang mau tapi ditolak..” ahh saya hampir naik pitam, mengendalikan diri supaya tidak ada serangan balik dari bibir saya karena sadar betul bahwa orang yang saya hadapi saat itu adalah M A M A…

Aku jawab sekenanya..

“Mau sebar undangan mah bisa skarang juga. Nama calon pengantin laki-lakinya kosongin aja dulu”. Hening.. tak ada tanggapan dari seluruh penghuni rumah. Suasana pagi ini  tampaknya sedikit ‘mencekam’

satu per satu dari anggota keluarga mulai bersuara. Tapi saya ‘tutup telinga’ sampai kemudian terdengar celeetukan dari adik perempuan saya.

“Teh, sama Kak Yudi mau ga ?” ( baca : kak Yudi adalah pacarnya )

JREEENGGGG ! sontak.. suasana yang awalnya kaku jadi lumer begitu saja. Semua tertawa.. Hahahaha bagaimana mungkin seorang adik menawarkan kekasihnya untuk kakaknya ??

“Fen, ga salah kamu ngomong gitu ? kamu sadar ga ngomong gitu ?”

hahahah gokil maksimal… Saya tidak tahu celetukan tersebut musibah atau anugerah hihihi…

Tak ada komentar balik darinya.. Kocak sekaligus miris ! Sebuah statement yang tidak pernah saya duga akan keluar dari mulut adik saya di kamis pagi di tanggal 6 Desember..

Separah itukah ‘kemalangan’ saya menemukan cinta ? MasyaAllah…

Allah, saya tak bisa berkata-kata. Disini, jauh di dasar hati ini ada tawa lirih dan senyum miris..

Saya speechless…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s