Robithoh Kecil

Posted: December 11, 2012 in Uncategorized
Tags:

Selalu saja ada sensasi yang luar biasa ketika saya  bisa melihat sekumpulan anak-anak kecil yang selalu memasang wajah bahagia di setiap detik dalam hidupnya, apalagi ketika mereka sedang bermain. Bermain apalah itu. Petak umpet, kucing-kucingan, dengan baju kotor dan peluh bercucuran… Senyum sana senyum sini, tawa sana tawa sini😀  Dunia mereka cuma punya mereka.😀

Terlebih lagi jika mereka adalah anak-anak yatim,, ya anak-anak Syurga..

Minggu kemarin ketika upgrading, panitia upgrading dari anak-anak SMK DT memutar film dokumenter tentang kegiatan sanlat di ECO pesantren bersama anak-anak yatim Daarul Muthmainah.. Sebuah kebahagiaan yang tak terkira ketika saya bisa melihat wajah-wajah ceria mereka bermain, belajar, dan berekspresi. Di film tersebut ditampilkan beberapa kegiatan anak-anak syurga tersebut. Di tengah-tengah film, saya tertarik dan respect ketika melihat sekelompok ikhwan-ikhwan kecil sedang berbaris rapi lalu berteriak semangat mengumandangkan yel-yel andalan mereka.. Dengan semangat mereka meneriakkan yel mereka. Mereka menamakan kelompok mereka dengan kelompok ROBITHOH . Tubuh mereka yang kecil kalah jauh dengan semangat mereka yang terlampau besar. Tepukan tangan mereka ke dada menciptakan musik yang cukup menggebu. Ditambah lagi dengan lirik yel mereka yang menggelitik  :

Aku suka… ( aku suka )

kamu suka … ( kamu suka )

Bakakak kerbau.. ( bakakak kerbau )

Semur jengkol… ( semur jengkol )

Sate simeut ( sate simeut )…

Fantastis ( Fantastis )

 

Ulah mereka membuat kami yang menontonnya tertawa berkali-kali. Ada-ada saja tingkah mereka. Kesedihan mereka sebagai seorang anak yatim sungguh tak terlihat sedikit pun. Mereka menikmati dunia mereka.

Saya menyebut mereka Robithoh kecil😀

Satu lagi pelajaran hidup saya ambil hari itu. Mereka yang sudah merasakan pedihnya ditinggal orang tua  masih mampu memberikan senyuman ceria mereka pada dunia…

Lalu bagaimana dengan saya ?

Comments
  1. Titik Asa says:

    Tulisannya menyentuh sekali. Bahagia milik semua insan rupanya, tak terkecuali bagi mereka anak-anak yatim ini…
    Aduh itu dalam yel-yel nya ada semur jengkol segala ya? Saya suka semur jengkol, kalo pulkam ke sukabumi, suka minta dibikinin sama istri saya…
    Salam,

    • kachu says:

      saya yg ketika itu menontonnya juga sempat menitikkan air mata..

      wajah polos mereka melembutkan hati..

      wah kalo saya engga suka semor jengkol kang😀

  2. ryan says:

    Semur jengkol itu mantab…

    Jadi ingat adek yg autis di panti… Hiksss…

  3. Walau yatim piatu semoga anak-anak tersebut bisa merasakan kebahagian🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s