Road To Magister

Posted: September 15, 2013 in Uncategorized

image

Lama tak posting…
Kali ini, saya ingin sedikit berbagi kisah yang saya sudah dan sedang saya  alami di dua bulan terakhir ini… semoga bisa menginspirasi meski tak banyak… cekidot
****

Tanggal 29 Agustus 2013 kemarin saya sudah menjalani sidang skripsi, ujian terakhir di 4 tahun perjalanan saya menimba ilmu di bangku strata-1 pendidikan matematika, di 2 hari setelah milad saya yang ke-25 (udah tua) .  Saat itu saya di uji oleh 2 orang doktor dan 1 orang magister. Tak banyak yang mereka tanya seputar skripsi saya, “hampir sempurna”, kata salah seorang penguji. Saya sangat optimis dengan sidang saya waktu itu dan alhamdulillah IPK akhir saya bertambah 0,07 dari IPK bidang studi. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri…

Meraih gelar sarjana adalah salah satu mimpi saya di tahun 2013, maka setelah dinyatakan lulus, saya langsung mengambil stabilo dan langsung menggoreskannya di atas kalimat “lulus kuliah S-1”. Tak ada kata yg lebih pantas selain hamdalah. ALLAHU AKBAR

Di kampus saya, ada kuliah magisternya. Terpikirlah untuk langsung melanjutkan studi saya ke jenjang S2. Studi S2 adalah juga salah satu mimpi saya di tahun ini maka dengan segala pertimbangan yang sangat dilematis dan kompleks maka dengan mengucap ‘ bismillah’ saya dan kedua teman seangkatan saya memutuskan untuk mengambil S2 di kampus yang sama.

Tentu ada kontroversi ketika keputusan menempuh S2 saya ambil. “Perempuan ga usah tinggi-tinggi sekolahnya”, ” kapan nikahnya?”, dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang saya nilai itu semua sebagai tantangan dalam mencapai sebuah cita-cita.

Ya, saya perempuan. Apa tidak boleh berpendidikan tinggi? Mau nantinya berkarir atau jadi ibu rumah tangga, seorang perempuan harus berpendidikan tinggi, karena dia akan mendidik anak yang juga harus berkualitas dan bermoral.

Ya, saya belum menikah. Apa salahnya sambil menunggu sang pangeran berkuda putih itu datang, seiring itu pula kualitas diri ditingkatkan?

Awalnya saya juga ragu, apa saya bisa ? Mengingat biaya kuliah yang harus saya tanggung sendiri 100%. Tapi bukankah rezeki sudah Allah atur? Tinggal bagaimana kita meminta lalu menjemputnya…
LAHAULA WALAA KUWWATA ILLA BILLAH..

Kuliah perdana dilaksanakan tanggal 14 September kemarin, di 2 minggu setelah baru saja saya menyelesaikan sidang sarjana.

Dream list di 2013 dengan kalimat “kuliah S2 MTK” pun saya warnai dengan stabilo…

Semua atas izin Allah.
Mimpi yang ditulis di atas kertas dengan penuh keyakinan selalu punya energi …

Comments
  1. demiauw says:

    insha allah aamiin😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s